Featured post

MMM INDONESIA

MMM Adalah komunitas social financial networking
dimana para member saling memberikan bantuan financial satu dengan yang lainnya, sehingga menciptakan sebuah
peluang penghasilan bagi para membernya

” HARI INI ANDA MEMBANTU, BULAN DEPAN ANDA DI BANTU! “

BEGITULAH CARA KERJA SISTEM INI…

satu hal , tidak ada sepeserpun uang yg ditranfer ke admin dsb
semua uang tetap berada di rekening pribadi para member

MMM “dari member untuk member untuk kehidupan yg lebih baik”

SETIAP ORANG AKAN MENDAPATKAN KEUNTUNGAN…!!!

SUDAH BOSAN DENGAN BO INVESTASI DAN HANYA MENGUNTUNGKAN MEMBER LAMA DAN TIDAK TAU NASIB MEMBER BARU??? SILAKAN BERGABUNG BERSAMA KAMI

mungkin anda yang mengetik pencarian tentang MMM Indonesia di google dan menemukan artikel dari howmoneyindonesia

ini sanggahan dari saya silakan baca disini

http://deniaryanto.com/mmm-indonesia-penipuan-silakan-baca-dulu

konsep dasar mmm

Akan ada deposit (give help) dan penarikan (get help) dari partisipan lama dan atau partisipan baru di MMM setiap hari sehingga terjadi arus uang masuk dan uang keluar secara virtual (di MMM tidak ada setor uang ke rekening pengelola/admin, tetapi murni transfer uang antar partisipan MMM).
Hanya saja di MMM, partisipan wajib mendepositkan uangnya selama sebulan dan akan mendapat reward 30%/bulan dari nilai depositnya sehingga total mendapatkan 130%, beda jauh dengan bank yang hanya memberikan bunga ke nasabah 4-7 %/tahun.  Sejauh arus uang masuk lebih besar dari uang keluar maka dana abadi di MMM akan terus bertambah. yang akan membuat MMM long term.
Jika Anda yakin dengan keputusan Anda dan memutuskan untuk berpartisipasi kami meminta Anda untuk mempelajari semua peringatan dan instruksi terlebih dahulu. Jika Anda mempunyai pertanyaan,
online consultant kami siap membantu dan menjawab semua pertanyaan Anda.
DIBAWAH INI ADALAH VIDEO CONFERENCE KEDUA MMM INDONESIA DI MALANG, SEBELUMNYA ADA CONFERENCE DI JAKARTA, LUANGKANLAH UNTUK MENYIMAK VIDEO BERDURASI KURANG LEBIH 1 JAM BERIKUT INI AGAR LEBIH YAKIN DENGAN MMM

Mau tahu enaknya bergabung di MMM?

1. Nggak ada boss, memangnya perusahaan siapa
2. Nggak ada stock,lagian kenapa harus STOCK, memang nggak ada yang dijual
3. Nggak perlu TUPO (tutup poin), memangnya apaan harus ditutup tutup, semua di MMM terbuka sifatnya
4. Nggak perlu isi survey, MMM bukan lembaga survey dan tidak mau nyusahkan member untuk dapatkan

uang harus isi survey segala
5. Nggak perlu klik klik iklan, MMM bukan jualan iklan
6. Nggak perlu pake jasa money changer, di MMM untuk menarik kembali deposit+profit Anda cukup tunggu

di rekening bank Anda, uang pasti masuk sesuai jumlah yang Anda perintahkan
7. Nggak perlu jualan barang atau jasa, di MMM duduk saja dapet duit apalagi kerja bersama MMM

pasti jauh lebih besar imbal jasanya
8. Nggak perlu takut / was was uang Anda dibawa kabur pengelola, di MMM pengelola atau Admin tidak punya

rekening, yang ada hanya rekening member (rekening saya dan rekening Anda)
9. Saya tidak punya uang, APA bisa saya bergabung dengan MMM, tentu saja bisa syaratnya cuma satu

kerja  Keras, PASTI dapat uang ( Bangun Struktur Jaringan Anda )

INTI DARI SISTEM MMM

Setiap anggota memberikan uang mereka untuk beberapa jenis periode yang mereka inginkan (misalkan: deposit untuk 1 bulan atau 3 bulan). Dengan melakukan hal tersebut, maka mereka telah membantu anggota lain yang membutuhkan. Itulah yang menjadi alasan utama setiap anggota melakukan deposit (sampai dengan periode waktu kapan mereka ingin menarik uang mereka atau sampai dengan periode waktu yang telah ditentukan). Bantuan semacam itu (deposit) akan berkembang dengan tingkat bonus sebesar 30% per bulannya. Semua transaksi ini akan dikalkulasikan secara otomatis dan akan muncul di dalam layar akun pribadi setiap anggota MMM.

Darimanakah anggota akan memperoleh bonus 30% tersebut?

Mekanisme reward 30% Silakan Baca DISINI

Provide Help – Get Help

Provide Help “Buy Mavro” = Memberi Bantuan (Minimal 100 ribu, maksimal 10 juta sebulan ,dalam kelipatan 100 ribu)
Get Help “Sell Mavro” = Menerima Bantuan (Minimal 100 ribu, dalam kelipatan 100 ribu)

cara kerja

MMM ADALAH SALAH SATU PRAKTEK NYATA DARI THE POWER OF GIVING
“Anda Bantu Teman Anda Hari ini, maka Bulan Depan gantian Anda yang dibantu teman.”
Deposit (Provide Help) antara 100 ribu – 10 juta maka dalam 1 bulan ke depan bisa WD (Get Help) dan Saldo Deposit Anda berkembang menjadi minimal 130% (Modal Awal Give Help + Reward 30%)Reward 30% berasal dari nilai mata uang MMM yaitu MAVRO yang akan naik pada hari selasa dan kamis setiap minggu.Contoh Anda Deposit bulan ini  :
100 ribu maka bulan depan bisa hasilkan 130 ribu
500 ribu maka bulan depan bisa hasilkan 650 ribu
1 juta maka bulan depan bisa hasilkan 1,3 juta
2 juta maka bulan depan bisa hasilkan 2,6 juta
5 juta maka bulan depan bisa hasilkan 6,5 juta
10 juta maka bulan depan bisa hasilkan 13 jutaSyarat Provide Help (deposit):
Minimal 100 ribu, maksimal 10 juta sebulan (dalam kelipatan 100 ribu)Syarat Get Help (withdrawal):
Minimal 100 ribu, maksimal gak ada(dalam kelipatan 100 ribu)Jika punya saldo belum capai kelipatan 100 ribu bisa diakumulasikan sampai tercapai kelipatan 100 ribu, jangan Get Help tidak dalam kelipatan 100 ribu karena akan hangus, jadi Get Help-lah dengan nominal seperti 100 ribu, 300 ribu, 1 juta (bukan 130 ribu, 550 ribu, atau 625 ribu)Jika ingin lanjut dapat reward, kembali lakukan deposit utk bulan depan. Bisa GIVE HELP (deposit) dan GET HELP (wd) berkali-kali sesuai keinginan Anda.

*sumber : http://www.infodahsyat.biz/ by Surijanto Kumala

Perhitungan penghasilan anda di mmm

Penjelasan dari gambar diatas :
Tgl 13 Juli 2013 Anda memutuskan untuk MEMBERIKAN BANTUAN (PROVIDE HELP) sebesar Rp.1.000.000,- ,
Maka di Bulan berikutnya Tgl 13 Agustus 2013 Anda bisa MENERIMA BANTUAN sebesar Rp.1.300.000,-

(100% modal + 30% reward ) dari perkembangan Mavro Anda.

marilah bergabung bersama kami dan menjadi salah satu
dari mereka yang telah mengubah hidup mereka
dalam mencapai masa depan yang lebih baik

Picture

SIAPAKAH SOSOK PENGGAGAS MMM INI ? SILAKAN SIMAK 2 VIDEO DIBAWAH INI

 

Dongeng : Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%

Bab I dari Buku : Masa Lalu Uang & Masa Depan Dunia
Penerbit : Pustaka Pohon Bodhi (Oktober 2007)

Terjemahan dari artikel : Larry Hannigan

sebuah dongeng sebelum memulai…

Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%

Fabian sangat bahagia karena dia akan menyampaikan sebuah pidato ke masyarakat besok. Dia selalu menginginkan kekayaan dan kekuasaan dan sekarang impiannya akan segera menjadi kenyataan. Dia adalah seorang tukang emas, mengukir emas dan perak menjadi perhiasan, tetapi semakin lama semakin tidak puas karena harus bekerja keras dalam hidupnya. Fabian menginginkan kesenangan, dan juga tantangan, dan sekarang rencana barunya siap untuk dimulai.

Selama puluhan generasi, masyarakat terbiasa dengan sistem perdagangan barter. Seseorang akan menghidupi keluarganya dengan memproduksi semua yang mereka butuhkan ataupun mengkhususkan diri dalam perdagangan produk tertentu. Kelebihan dari yang dia produksi, akan dia tukarkan dengan kelebihan barang lain yang diproduksi orang lain.

Pasar setiap hari ramai dan bersemangat, orang-orang berteriak dan melambaikan dagangannya. Sebelumnya pasar adalah tempat yang menyenangkan, tetapi sekarang jumlah orang terlalu banyak, pertengkaran pun semakin banyak. Tidak ada lagi waktu untuk ngobrol dan bercanda, sebuah sistem yang lebih baik mulai diperlukan.


Secara umum, orang-orang relatif bahagia, dan mereka menikmati buah dari hasil kerja keras mereka.

Di setiap komunitas dibentuk sebuah pemerintahan yang sederhana yang tugasnya menjaga agar kebebasan dan hak setiap anggota masyarakat dilindungi dan untuk memastikan bahwa tak seorang pun akan dipaksa untuk melakukan hal yang tidak dia inginkan oleh siapapun juga.


INI ADALAH TUJUAN SATU-SATUNYA DARI PEMERINTAH (GOVERNMENT) DAN SETIAP ANGGOTA PEMERINTAH DIPILIH SECARA SUKARELA OLEH ANGGOTA KOMUNITAS YANG ADA.

Namun, ada masalah yang tidak bisa mereka selesaikan di perdagangan pasar sehari-hari… Apakah sebelah pisau senilai dengan dua keranjang jagung? Apakah seekor kerbau lebih berharga dari seekor ayam…? Orang-orang menginginkan sistem yang lebih baik.

Fabian mengiklankan diri kepada masyarakat, “Saya punya solusi atas masalah barter yang kita alami, dan saya mengundang kalian semua untuk sebuah pertemuan publik besok harinya.”

Besok harinya orang-orang pun berkumpul di tengah kota dan Fabian menjelaskan kepada mereka konsep tentang “uang”. Masyarakat yang mendengarkan pidatonya terkesan dan ingin mendengar lebih banyak.

“Emas yang saya produksi menjadi perhiasan adalah logam yang luar biasa. Dia tidak akan berkarat, dan bisa bertahan sangat lama. Saya akan membuat emas dalam bentuk koin dan kita akan menyebut setiap koin dengan nama dolar”

Fabian menjelaskan konsep tentang nilai, dan bahwa “uang” akan menjadi medium pertukaran barang, sebuah sistem yang lebih baik daripada barter.

Salah satu dari anggota pemerintah bertanya “Tetapi orang tertentu bisa menambang emas sendiri dan membuat koin untuk diri mereka sendiri”

“Ini tidak boleh diterima” kata Fabian. “Hanya koin-koin yang disetujui pemerintah yang boleh digunakan, dan kita akan membuat stempel khusus di koin-koin tersebut.” Ini kedengarannya masuk akal dan orang-orang pun mulai menyarankan agar setiap orang mendapatkan sama banyak. “Tetapi saya yang paling pantas mendapatkan lebih” kata si pembuat lilin. “Tidak, saya lah yang berhak mendapatkan lebih,” kata si petani. Dan pertengkaran pun dimulai.

Fabian membiarkan mereka bertengkar selama beberapa saat, kemudian berkata, “Karena tidak ada kesepakatan di antara kalian semua, biarlah saya yang menentukan angkanya buat Anda. Tidak ada batasan berapa koin yang akan Anda dapatkan dari saya, semua tergantung kemampuan Anda untuk membayar. Semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin banyak yang harus Anda kembalikan tahun depan.”

“Lalu apa yang akan kamu dapatkan?” kata salah satu pendengar.

“Karena saya yang menyediakan jasa ini, yaitu suplai uang, maka saya berhak mendapatkan bayaran dari kerja kerasku. Untuk setiap 100 koin yang Anda dapatkan dari saya, Anda akan membayarkan kembali kepadaku sebanyak 105 koin tahun depannya. 5 koin ini adalah bayaranku, dan saya akan menyebutnya bunga.”

Kedengarannya tidak terlalu buruk, lagipula 5% sepertinya tidak banyak. Maka orang-orang pun setuju. Mereka sepakat untuk bertemu seminggu kemudian dan memulai sistem baru ini.

Fabian tidak membuang waktu. Dia membuat koin emas siang dan malam, dan seminggu kemudian dia pun siap dengan koinnya. Orang-orang antri panjang di depan tokonya. Setelah dicek dan disetujui oleh pemerintah, koin emas Fabian resmi diedarkan. Sebagian orang hanya meminjam sedikit koin, setelah itu mereka segera pergi ke pasar mencoba sistem baru ini.

Masyarakat segera menyadari sisi baik dari sistem ini, dan mereka pun mulai menilai harga setiap barang dengan koin emas atau dolar. Orang-orang memberikan harga pada dagangannya sesuai dengan usaha untuk memproduksi barang tersebut. Barang yang mudah diproduksi harganya lebih rendah, dan barang yang sulit diproduksi harganya lebih mahal.

Alan adalah seorang tukang jam. Satu-satunya di kotanya. Jam yang dia buat sangatlah mahal, tetapi orang-orang bersedia membayar untuk mendapatkan jam yang dia buat. Dan kemudian ada seorang lain yang juga mulai membuat jam dan menjualnya dengan harga yang lebih murah. Alan pun terpaksa menurunkan harga jamnya. Kedua orang ini bersaing memproduksi jam dengan kualitas terbaik dengan harga yang lebih murah. Ini adalah asal muasal dari apa yang kita sebut kompetisi.

Hal yang sama terjadi juga kepada para kontraktor, operator transportasi, akuntan, petani, dan lainnya. Para pembeli selalu memilih transaksi yang menurut mereka paling menguntungkan, mereka memiliki kebebasan untuk memilih. Tidak ada perlindungan buatan semacam lisensi ataupun cukai tarif untuk menghambat orang-orang memulai perdagangan. Standar hidup masyarakat mulai meningkat, dan tak lama kemudian orang-orang pun tidak bisa membayangkan sebuah sistem perdangan tanpa uang.

Setahun kemudian, Fabian pun mulai mendatangi orang-orang yang berhutang kepadanya. Orang-orang tertentu memiliki koin emas lebih dari yang mereka pinjam, tetapi ini berarti ada orang lainnya yang memiliki lebih sedikit dari yang mereka pinjam, sebab jumlah koin yang dibuat pada awalnya memang terbatas jumlahnya. Orang-orang yang memiliki koin lebih membayar kepada Fabian dan juga 5% bunganya, tetapi mereka kemudian meminjam lagi kepadanya untuk melanjutkan sistem perdagangan di tahun mendatang.

Sebagian orang mulai menyadari untuk pertama kalinya seperti apa rasanya hutang. Sebelum mereka bisa meminjam kembali kepada Fabian, kali ini mereka harus menjaminkan aset-aset kepadanya, dan mereka pun melanjutkan perdagangan selama setahun mendatang, mencoba mendapatkan 5 koin lebih untuk setiap 100 koin yang mereka pinjam dari Fabian.

Saat itu, belum ada seorang pun yang menyadari bahwa seluruh masyarakat, sekalipun mengembalikan semua hutang koin mereka, tetap tidak bisa melunasi hutang mereka kepada Fabian, karena kelebihan 5% koin emas yang merupakan kewajiban mereka tidak pernah diedarkan oleh Fabian. Tak seorang pun selain Fabian yang mengetahui bahwa adalah hal yang mustahil bagi masyaratkat ini untuk bisa melunasi hutang mereka bila ditambahkan dengan bunga, uang yang tidak pernah dia edarkan.

Memang benar Fabian sendiri juga membuat koin untuk dirinya sendiri dan koin ini akan beredar di masyarakat, namun tidak mungkin dia sanggup mengkonsumsi 5% dari semua barang di masyarakat.

Di dalam toko emasnya, Fabian memiliki sebuah ruang penyimpanan yang sangat kuat, dan sebagian masyarakat merasa lebih aman kalau menitipkan koin emas mereka kepada Fabian untuk disimpan. Fabian akan menagih sejumlah uang tertentu sebagai jasa penyimpanan untuk orang-orang tersebut. Sebagai bukti atas deposit emas mereka, Fabian memberikan mereka selembar kertas kwitansi.

Orang-orang yang membawa kwitansi dari Fabian ini bisa menggunakan kertas ini untuk membeli barang sama halnya seperti menggunakan koin emas. Dan lama-kelamaan kertas-kertas ini beredar di masyarakat sebagai uang sama seperti koin emas.

Tak lama kemudian, Fabian menemukan bahwa kebanyakan orang tidak akan menukarkan kembali kwitansi deposit mereka dengan koin emasnya.

Dia pun berpikir, “Saya memiliki semua emas di sini dan saya masih juga bekerja sebagai tukang emas. Ini benar-benar tak masuk akal. Ada ribuan orang di luar sana yang akan membayarkan bunga kepada saya atas koin-koin emas yang mereka titipkan kembali kepada saya yang bahkan tidak mereka tukarkan kembali.”

Memang benar, emas-emas mereka bukan milikku, tetapi emas-emas itu ada di dalam gudangku, dan itulah yang penting. Saya tidak perlu membuat koin sama sekali, saya bisa menggunakan koin-koin yang dititipkan kepadaku.

Mulanya Fabian sangat hati-hati, dia hanya meminjamkan sebagian kecil dari emas yang dititipkan orang kepadanya. Lama-kelamaan, karena terbukti tidak ada masalah, dia pun meminjamkan dalam jumlah yang lebih besar.

Suatu hari, seseorang mengajukan sebuah pinjaman yang nilainya sangat besar. Fabian berkata kepadanya “daripada membawa koin emas dalam jumlah sebesar itu, bagaimana kalau saya menulis beberapa lembar kwitansi emas kepadamu sebagai bukti depositmu kepadaku.” Orang itu pun setuju. Dia mendapatkan hutang yang dia inginkan tetapi emasnya tetap di gudang Fabian! Setelah orang itu pergi, Fabian pun tersenyum, dia bisa meminjamkan emas kepada orang sambil mempertahankan emas di gudangnya sendiri.

Baik teman, orang tak dikenal, maupun musuh, membutuhkan uang untuk melanjutkan perdagangan mereka. Selama orang-orang bisa memberikan jaminan, mereka bisa meminjam sebanyak yang mereka butuhkan. Dengan hanya menuliskan kwitansi, Fabian bisa meminjamkan emas-emasnya senilai beberapa kali lipat dari yang sebenarnya dia miliki. Segalanya akan baik-baik saja selama orang-orang tidak menukarkan kwitansi deposit emas mereka kepada Fabian.

Fabian memiliki sebuah buku yang menunjukkan debit dan kredit dari setiap orang. Bisnis simpan-pinjam ini benar-benar sangat menguntungkan baginya.


Status sosial Fabian di masyarakat meningkat secepat kekayaannya. Dia mulai menjadi orang penting, dia harus dihormati. Di dunia finansial, kata-katanya adalah ibarat sabda suci.

Tukang emas dari kota lain mulai penasaran tentang rahasia Fabian dan suatu hari mereka pun mengunjunginya. Fabian memberitahu apa yang dia lakukan, dan menekankan kepada mereka pentingnya kerahasiaan dari sistem ini.

Seandainya skema ini terekspos, bisnis mereka pasti akan ditutup, jadi mereka sepakat untuk menjaga kerahasiaan bisnis ini.

Masing-masing tukang emas ini kembali ke kota mereka dan menjalankan operasi seperti yang diajarkan oleh Fabian.

Orang-orang menerima kwitansi emas sama seperti emas itu sendiri, dan banyak emas yang masyarakat pinjam yang akan dititipkan kembali kepada Fabian. Ketika seorang pedagang ingin membayar kepada pedagang lainnya, mereka bisa menuliskan sebuah instruksi kepada Fabian untuk memindahkan uang dari rekening mereka kepada rekening lainnya, yang akan dilakukan oleh Fabian dengan mudah dalam beberapa menit. Sistem ini menjadi sangat populer, dan kertas instruksi ini pun mulai dikenal dengan sebutan “cek.”

Pada suatu malam, para tukang emas dari berbagai kota ini mengadakan sebuah pertemuan rahasia dan Fabian mengajukan sebuah rencana baru. Besok harinya mereka rapat dengan pemerintah dan Fabian berkata, “Kertas kwitansi kami telah menjadi sangat populer. Tak perlu diragukan, Anda para wakil rakyat juga menggunakan mereka dan manfaatnya jelas-jelas sangat memuaskan. Namun, sebagian kwitansi ini telah dipalsukan oleh orang-orang. Hal ini harus dihentikan!”

Para anggota pemerintah pun mulai khawatir. “Apa yang bisa kami lakukan? Tanya mereka. Jawaban Fabian “Pertama-tama, adalah tugas dari pemerintah untuk mencetak uang kertas dengan desain dan tinta yang unik, dan masing-masing uang kertas ini harus ditandatangani oleh Gubernur. Kami para tukang emas akan dengan senang hati membayar biaya cetak ini, ini juga akan menghemat banyak waktu kami untuk menulis kwitansi.” Para anggota pemerintah berpikir “Ya, memang kewajiban kami untuk melindungi masyarakat dari pemalsuan uang dan nasehat dari Fabian ini kedengarannya memang masuk akal.” Dan mereka pun setuju untuk mencetak uang kertas ini.


“Yang kedua”, kata Fabian, “sebagian orang juga pergi menambang emas dan membuat koin emas mereka sendiri. Saya menyarankan agar dibuat sebuah hukum agar setiap orang yang menemukan emas harus menyerahkannya. Tentu saja, mereka akan mendapat ganti rugi koin yang saya buat dan uang kertas baru.”

Ide ini pun mulai dijalankan. Pemerintah mencetak uang kertas baru dengan pecahan $1, $2, $5, $10, dan lainnya. Biaya cetak yang rendah ini dibayarkan oleh parang tukang emas.

Uang kertas ini jauh lebih gampang untuk dibawa dan dalam waktu singkat diterima oleh masyarakat. Namun, di luar faktor kenyamanan, ternyata uang kertas dan koin emas yang beredar hanyalah 10% dari nilai transaksi masyarakat. Kenyataan perdagangan menunjukkan bahwa 90% nilai transaksi dilakukan dengan cara pindah buku (cek).

Rencana berikut Fabian mulai berjalan. Sampai saat itu, orang-orang membayar Fabian untuk menitipkan koin emas (uang) mereka. Untuk menarik lebih banyak uang ke gudangnya, Fabian akan membayar para depositor 3% bunga atas emas titipan mereka.


Kebanyakan orang mengira Fabian meminjamkan kembali uang yang dititipkan kepadanya. Karena dia meminjamkan kepada orang lain dengan bunga 5%, dan dia membayar para deposan 3%, maka keuntungan Fabian adalah 2%. Orang-orang pun berpikir jauh lebih baik mendapatkan 3% daripada membayar Fabian untuk menjaga emas (uang) mereka, dan mereka pun tertarik.

Volume tabungan meningkat dengan cepat di gudang Fabian. Dia bisa meminjamkan uang kertas $200, $300, $400, bahkan sampai sampai $900 untuk setiap $100 yang dia dapatkan dari deposan. Dia harus berhati-hati dengan ratio 9:1 ini, sebab menurut pengalamannya, memang ada 1 dari setiap 9 orang yang akan menarik emas mereka. Bila tidak ada cukup uang saat diperlukan, masyarakat akan curiga.

Dengan demikian, untuk $900 dolar pinjaman yang diberikan Fabian, dengan bunga 5% dia akan mendapatkan kembali $45. Ketika pinjaman + bunga ini dilunasi, Fabian akan membatalkan $900 di kolom debit pembukuannya dan sisa $45 ini adalah miliknya. Dia dengan senang hati akan membayar bunga $3 untuk setiap $100 yang dititipkan deposan kepadanya. Artinya, keuntungan riil dari Fabian adalah $42! Bukan $2 yang dibayangkan kebanyakan orang. Para tukang emas di kota-kota lain melakukan hal yang sama. Mereka menciptkaan kredit (pinjaman) tanpa modal (emas) dan menagih bunga atas pinjaman mereka.

Para tukang emas ini tidak lagi membuat koin emas, pemerintahlah yang mencetak uang kertas dan koin dan memberikannya kepada para tukang emas ini untuk didistribusikan. Satu-satunya biaya Fabian adalah ongkos cetak uang yang sangat murah. Di samping itu, dia juga menciptakan kredit tanpa modal dan menagih bunga atas pinjaman barunya ini. Kebanyakan orang mengira suplai uang adalah operasi dari pemerintah. Mereka juga percaya bahwa Fabian meminjamkan uang dari para deposan kepada peminjam baru, tetapi rasanya agak heran mengapa orang lain bisa mendapatkan uang padahal uang para deposan masih tetap tak berkurang. Seandainya semua orang mencoba mengambil uang mereka pada saat yang bersamaan, skema penipuan ini akan terekspos.

Tak masalah bila sebuah pinjaman diajukan dalam bentuk uang kertas atau koin. Fabian tinggal mengatakan kepada pemerintah bahwa penduduk bertambah dan produksi baru memerlukan uang baru, yang akan dia dapatkan dengan biaya cetak yang sangat kecil.

Suatu hari seseorang pergi menemui Fabian. “Bunga yang Anda tagih ini salah,” katanya. “Untuk setiap $100 yang Anda pinjamkan, Anda meminta $105 sebagai kembalinya. $5 extra ini tidak mungkin bisa dibayarkan karena mereka bahkan tidak eksis.

”Petani memproduksi makanan, industri memproduksi barang, tetapi hanya Andalah yang memproduksi uang. Katakanlah hanya ada dua pedagang di negara ini, dan semua orang bekerja untuk salah satunya. Mereka masing-masing meminjam $100. Setahun kemudian, mereka harus mengembalikan masing-masing $105 kepada Anda (total $210). Bila salah satu orang berhasil menjual habis dagangannya dan mendapatkan $105, orang yang tersisa hanya akan memiliki $95, dia masih berhutang $10 kepadamu, dan tidak ada uang yang beredar untuk melunasi $10 ini kecuali dia mengajukan pinjaman baru kepadamu. Sistem ini bermasalah!”


“Untuk setiap $100 yang kamu pinjamkan, kamu seharusnya mengedarkan $100 kepada sang peminjam dan $5 untuk kamu belanjakan, jadi total uang yang beredar memungkinan si peminjam untuk membayar”

Fabian mendengarkan dengan tenang dan menjawab, “Dunia finansial adalah subjek yang rumit, anak muda, butuh waktu bertahun-tahun untuk memahaminya. Biarkan saya saja yang memikirkan masalah ini, dan kamu mengurus urusanmu saja. Kamu harus belajar untuk menjadi lebih efisien, meningkatkan produksimu, memotong ongkos pabrikmu dan menjadi pengusaha yang lebih cerdas. Saya siap membantu untuk urusan itu.”

Orang ini pun pergi meninggalkan Fabian, tetapi hatinya masih juga bimbang. Sepertinya ada yang tidak beres dengan sistem kerja Fabian, dan pertanyaan yang dia ajukan masih belum dijawab.

Orang-orang menghormati Fabian dan kata-katanya. Dia adalah pakar, orang yang tidak setuju dengannya pastilah orang bodoh. Lihatlah betapa negara ini bertambah maju, produksi kita juga terus bertumbuh, kehidupan kita sudah jauh lebih baik.

Untuk menutup bunga dari uang yang mereka pinjam, para pedagang dan pengusaha meninggikan harga dagangan mereka. Karyawan senantiasa memprotes mereka dibayar terlalu rendah dan pemilik perusahaan senantiasa menolak membayar lebih. Petani tidak bisa mendapatkan harga jual yang adil dari produk pertanian mereka. Para Ibu rumah tangga terus merasa tidak puas karena harga barang di pasar dinilai terlalu tinggi.


Pada suatu ketika, orang-orang akhirnya mulai berdemonstrasi, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagian orang tidak sanggup melunasi hutang mereka dan menjadi miskin. Teman dan saudara mereka pun tidak sanggup untuk menolong. Mereka lupa kekayaan yang sebenarnya masih berlimpah di sekeliling mereka : tanah yang subur, hutan yang kaya, mineral yang berlimpah dan juga ternak-ternak yang sehat. Yang mereka pikirkan sepanjang hari adalah uang yang rasanya selalu kurang. Mereka tidak pernah bertanya tentang sistem. Mereka percaya pemerintahlah yang sedang menjalankan sistem ini.

Sebagian kecil orang di masyarakat yang kelebihan uang mulai membentuk perusahaan mereka sendiri untuk meminjamkan uang mereka. Mereka menagih bunga 6% atas uang mereka, lebih baik dari 3% yang ditawarkan oleh Fabian. Namun orang-orang ini meminjamkan uang mereka sendiri, tidak seperti Fabian yang bisa meminjamkan uang / menciptakan kredit tanpa modal.

Perusahaan-perusahaan pembiayaan ini tetap membuat khawatir Fabian dan kawan-kawannya, jadi mereka pun membentuk perusahaan pembiayaan mereka sendiri. Dalam kebanyakan kasus, mereka membeli perusahaan-perusahaan pembiayaan saingan mereka tersebut. Pada akhirnya, semua perusahaan pembiayaan dimiliki ataupun dalam kendali mereka.

Situasi ekonomi terus memburuk. Para pegawai mulai yakin bos mereka mendapatkan terlalu banyak keuntungan. Pemilik perusahaan pun menilai pegawainya terlalu malas dan tidak cukup bekerja keras. Semua orang mulai menyalahkan orang lain. Pemerintah bingung bagaimana menyelesaikan masalah ini. Masalah paling mendesak tentunya adalah bagaimana menolong orang yang paling miskin.

Pemerintah pun memulai sebuah program sosial dan memaksa anggota masyarakat untuk membayar sistem ini. Hal ini membuat marah sebagian orang, mereka percaya kepada gagasan lama bahwa membantu orang seharusnya adalah usaha suka rela, bukan paksaan.


“Peraturan ini adalah perampokan yang dilegalkan. Mengambil sesuatu dari seseorang, dengan menentang keinginan dari orang yang bersangkutan, apapun tujuannya, tidaklah berbeda dengan mencuri darinya.”

Namun orang-orang tak berdaya karena bila tidak membayar mereka akan dimasukkan ke dalam penjara. Program sosial ini selama beberapa waktu memang membantu keadaan, tetapi tak lama kemudian masalah kemiskinan muncul kembali dan uang yang diperlukan untuk menjalankan sistem ini pun terus bertambah. Ongkos sosial terus meningkat, demikian juga dengan skala pemerintahan.

Kebanyakan wakil rakyat adalah orang-orang yang tulus melakukan pekerjaan mereka dengan benar. Mereka pun tidak menyukai gagasan terus-menerus meminta uang dari masyarakat. Akhirnya, mereka mencari pinjaman dari Fabian dan kawan-kawannya. Mereka bahkan tidak mengetahui bagaimana mereka bisa membayar. Orang tua mulai tidak sanggup membayar biaya sekolah anak-anaknya. Sebagian orang tidak sanggup membayar biaya dokter dan obat-obatan. Operator transportasi pun mulai gulung tikar.

Satu demi satu usaha diambil alih pemerintah. Guru, dokter, dan banyak pekerjaan lainnya mulai menjadi tanggung jawab pemerintah.

Tidak banyak orang yang mendapatkan kepuasan di pekerjaannya. Mereka dibayar gaji yang wajar, tetapi kehilangan jati diri. Mereka menjadi budak dari sebuah sistem.

Tidak banyak ruang untuk inisiatif, sedikit penghargaan atas usaha pribadi, pendapatan mereka relatif tetap dan naik pangkat terjadi hanya kalau atasan mereka pensiun ataupun mati.

Di tengah keputusasaan, pemerintah akhirnya meminta nasehat dari Fabian. Mereka menganggapnya sebagai orang bijak dan selalu memiliki solusi atas permasalahan uang. Fabian mendengar keluhan dari pemerintah dan akhirnya menjawab, “Banyak orang yang tidak bisa menyelesaikan persoalan mereka, mereka membutuhkan orang lain untuk melakukannya. Tentu Anda setuju bahwa semua orang berhak atas kebahagiaan dan berhak atas semua kebutuhan pokok mereka bukan? Satu-satunya cara untuk menyeimbangkan situasi adalah mengambil dari yang kaya dan memberikan kepada yang miskin. Kenalkan sebuah sistem baru yaitu pajak. Semakin banyak kekayaan seseorang, semakin banyak dia harus membayar pajak. Sekolah dan rumah sakit seharusnya gratis bagi mereka yang tidak sanggup membayar…”

Selesai memberikan nasehat, Fabian pun tidak lupa mengingatkan pemerintah, “Hm, jangan lupa Anda masih berhutang kepada saya. Tetapi baiklah, saya akan membantu Anda. Sekarang Anda hanya perlu membayar bunga kepada saya, Anda bisa menunda pembayaran hutang pokok kepada saya.”

Pemerintah mempercayai Fabian, dan mereka pun segera memperkenalkan pajak penghasilan, semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin tinggi pajak yang Anda bayarkan. Tak seorang pun anggota masyarakat yang setuju. Namun, sama seperti sebelumnya, mereka harus membayar atau masuk penjara.

Pedagang lagi-lagi harus menaikkan harga jual barangnya. Para pegawai kembali menuntut kenaikan gaji, bisnis-bisnis mulai gulung tikar, ataupun mulai mengganti tenaga manusia dengan mesin. Siklus ini berulang-ulang dan memaksa pemerintah memperkenalkan berbagai skema-skema sosial lainnya.



Pengaturan tarif dan perlindungan mulai diterapkan untuk menyelamatkan industri-industri tertentu dari kebangkrutan dan menyediakan lapangan kerja. Sebagian orang mulai bertanya-tanya apakah tujuan dari kegiatan produksi ekonomi adalah untuk memproduksi barang atau hanya untuk menyediakan lapangan kerja.

Seiring memburuknya keadaan, orang-orang mulai mengendalikan upah pegawai, kontrol biaya, dan segala macam kontrol-kontrol lainnya. Pemerintah pun berupaya mendapatkan lebih banyak uang lewat pajak penjualan, pajak penghasilan, dan pajak-pajak yang lain. Sebagian orang mulai memperhatikan bahwa sejak petani menaman padi sampai beras sampai ke tangan Ibu rumah tangga, ada lebih dari 50 jenis pajak yang sudah dibayarkan.

“Pakar” mulai muncul dan sebagian mulai terpilih untuk bekerja di pemerintahan, namun tahun demi tahun berlalu dan mereka tidak berhasil menyelesaikan permasalahan apapun, kecuali bahwa pajak perlu “disesuaikan” yang mana dalam kebanyakan kasus artinya harus dinaikkan.

Fabian mulai menuntut pembayaran atas bunga pinjamannya, dan semakin lama semakin banyak porsi pajak yang digunakan untuk membayar kepadanya.

Kemudian mulai muncul apa yang disebut dengan partai politik, orang-orang di masyarakat mulai berargumentasi partai mana yang orang-orangnya bisa menyelesaikan permasalahan mereka. Mereka mulai bertengkar mengenai personalitas, idealisme, lambang partai dan berbagai hal lainnya kecuali asal muasal permasalahan mereka.


Di kota tertentu, bunga pinjaman yang harus dibayar sudah melebihi total penerimaan pajak tahunan yang bisa dikumpulkan. Bunga-bunga baru pun mulai diperhitungkan atas bunga yang belum dibayarkan.

Secara perlahan-lahan kekayaan riil dari negara mulai berpindah tangan ke Fabian dan kawan-kawannya dan mereka memiliki kendali yang semakin lama semakin besar atas kehidupan masyarakat. Namun, pengendalian mereka belum selesai. Mereka menyadari bahwa situasi tidak akan benar-benar aman sebelum semua orang berhasil dikendalikan.

Kebanyakan orang yang menentang sistem ini bisa dibuat diam dengan tekanan finansial, ataupun dengan ejekan publik. Untuk melakukan ini Fabian dan kawan-kawan membeli kepemilikan dari semua koran, TV, dan radio dan menyeleksi orang-orang apa yang boleh bekerja di dalamnya. Kebanyakan dari orang-orang ini sebenarnya benar-benar ingin memperbaiki keadaan, tetapi mereka tidak menyadari bagaimana mereka sedang diperalat. Solusi mereka selalu terarah kepada akibat dari masalah, bukan penyebab dari masalah.


Ada bermacam-macam surat kabar, satu untuk sayap kanan, satu untuk sayap kiri, satu untuk kelas pekerja, satu untuk kaum pengusaha, dan seterusnya. Tidak masalah koran yang mana yang Anda percayai, selama Anda tidak memikirkan penyebab awal dari permasalahan.

Rencana Fabian sudah hampir selesai, seluruh negara saat ini berhutang kepadanya. Melalui pendidikan dan media, dia mengendalikan pikiran masyarakat. Orang-orang hanya akan berpikir sejauh yang dia inginkan.

Setelah seseorang memiliki jauh lebih banyak uang dari yang sanggup dia gunakan, apa lagi yang akan menyenangkan hatinya? Bagi mereka yang memiliki mentalitas menguasai, jawabannya adalah kekuasaan, kekuasaan mutlak atas kemanusiaan.

Kebanyakan tukang emas akhirnya mengarah ke sana. Mereka mengetahui rasanya kaya raya, dan perasaan itu tidak lagi cukup untuk memuaskan mereka. Mereka membutuhkan tantangan dan kesenangan baru, dan kekuasaan atas massa adalah permainan berikut.

Mereka percaya mereka adalah kelompok superior atas lainnya. “Adalah hak dan kewajiban kami untuk mengatur. Masyarakat tidak tahu apa yang baik untuk mereka. Mereka perlu dikendalikan dan diatur. Mengatur adalah takdir dari kami.”

Di seluruh penjuru negeri, Fabian dan kawan-kawan memiliki banyak perusahaan pembiayaan. Memang, masing-masing perusahaan dimiliki secara pribadi. Secara teori mereka adalah saingan masing-masing. Namun, kenyataan yang sebenarnya adalah mereka semua saling bekerja sama dengan seksama. Setelah berhasil membujuk pemerintah, mereka mendirikan sebuah institusi yang mereka sebut dengan Bank Sentral. Mereka bahkan tidak perlu mengeluarkan modal untuk mendirikannya, mereka menciptakan kredit dengan menggunakan uang deposit masyarakat.

Institusi ini tampak sebagai badan yang meregulasikan suplai uang dan merupakan bagian dari pemerintah. Tetapi anehnya, tidak ada wakil pemerintah yang diizinkan untuk duduk di badan Direktur di dalamnya.

Pemerintah tidak lagi meminjam secara langsung dari Fabian, pemerintah sekarang meminjam dengan cara menerbitkan surat hutang kepada Bank Sentral. Jaminan dari surat hutang ini adalah penerimaan pajak tahun berikut. Ini adalah bagian dari rencana Fabian, menyingkirkan kecurigaan orang kepadanya dengan membuat kesan seolah-olah suplai uang dikendalikan oleh pemerintah. Kenyataannya, di balik layar, dialah yang memegang kendali.

Secara tidak langsung, dialah yang mengendalikan pemerintah. Tidak penting siapa yang terpilih sebagai wakil rakyat di pemerintahan. Fabianlah yang memegang kendali atas uang, darah dan nyawa dari perdagangan sebuah bangsa.

Pemerintah selalu mendapatkan uang yang mereka inginkan, tetapi bunga selalu dikenakan pada setiap pinjaman. Semakin lama semakin banyak orang yang memerlukan bantuan sosial pemerintah, dan tak lama kemudian pemerintah sadar bahwa mereka kesulitan bahkan hanya untuk membayar bunga saja, apalagi hutang pokok.

Sebagian orang mulai bertanya, “Uang adalah sistem yang diciptakan manusia. Bukankah seharusnya sistem ini bisa diubah agar uang menjadi pelayan, bukan sebaliknya?” Namun semakin lama jumlah orang-orang ini semakin sedikit dan suara mereka hilang di tengah sebuah masyarakat yang tidak lagi peduli.

Pemerintahan berubah, partai yang berkuasa juga bisa berubah, namun kebijakan utama tidak. Tidak masalah siapa yang menjadi pemerintah, rencana besar Fabian semakin lama semakin mendekati kenyataan dari tahun ke tahun. Kebijakan pemerintah tidak lagi ada artinya. Rakyat mulai dikenai pajak mendekati ambang batas mereka, mereka tidak lagi sanggup membayar. Waktunya sudah hampir matang bagi Fabian untuk aksi finalnya.

10% dari suplai uang masih dalam bentuk uang kertas dan koin. Ini harus dimusnahkan sama sekali tetapi tidak boleh menimbulkan kecurigaan publik. Selama masyarakat masih memiliki uang (kertas maupun koin), mereka bebas untuk membeli dan menjual sesuka hati mereka, mereka masih memiliki sedikit kontrol atas kehidupan mereka.

Tidaklah selalu nyaman untuk membawa uang tunai dan koin. Cek juga tidak bisa diterima bila sudah keluar dari sebuah komunitas tertentu. Oleh karena itu, sebuah sistem yang lebih baru perlu dipikirkan. Sekali lagi Fabian memiliki jawabannya. Organisasinya akan menerbitkan sebuah kartu plastik yang memiliki data pemegangnya: nama, foto, dan nomor penduduk.


Saat kartu ini akan digunakan, pedagang akan menyambungkan komputernya untuk mengecek kredit dari kartu tersebut. Seandainya tidak ada masalah, pemegang kartu ini boleh membeli barang seharga limit tertentu.

Awalnya orang akan diizinkan untuk berhutang sedikit. Seandainya uang ini dibayarkan dalam sebulan, maka tidak ada bunga yang perlu dibayarkan. Ini tidak masalah untuk kelas pegawai, tetapi bagaimana ini bisa berlaku juga untuk para pedagang dan pengusaha? Mereka harus mempersiapkan mesin-mesin, kemudian menjalankan proses manufaktur dari barang yang akan mereka produksi, membayar gaji pegawai, menjual barang dagangannya dan membayar kembali hutang mereka. Bila melewati satu bulan, mereka akan dikenai bunga 1.5% per bulan dari nilai hutang mereka. Total 18% setahun.

Pengusaha tidak memiliki jalan lain selain menambahkan 18% ke dalam nilai jual dagangan mereka. Namun kelebihan uang / kredit (18%) ini tidak pernah dipinjamkan kepada siapapun. Di seluruh negeri, para pengusaha disuruh menjalani misi mustahil untuk membayar kembali $118 untuk setiap $100 yang mereka pinjam, tetapi kelebihan $18 ini tidak pernah diedarkan oleh Bank sejak awal.

Namun Fabian dan kawan-kawan menikmati status yang semakin penting di masyarakat. Mereka menjadi orang-orang penting yang terhormat. Pengumuman dan pendapat mereka tentang finansial dan ekonomi bahkan bisa disetarakan dengan sabda suci spiritual.

Di bawah beban bunga yang terus bertambah, banyak perusahaan kecil menengah yang mulai bangkrut. Lisensi-lisensi khusus diperlukan untuk menjalankan operasi-operasi tertentu, jadi perusahaan-perusahaan yang tersisa memiliki semakin banyak hambatan dalam berusaha. Fabian memiliki dan mengendalikan semua perusahaan besar beserta ratusan anak perusahaan mereka. Perusahaan-perusahaan itu tampak seperti saingan satu sama lain, tetapi dialah yang ada di balik semua perusahaan itu. Para kompetitor perlahan-lahan dipaksa gulung tikar. Tukang kayu, konstruksi, listrik dan industri-industri kecil menengah menjalani takdir yang sama, dibeli oleh perusahaan raksasa milik Fabian yang memiliki proteksi dan perlakuan khusus dari pemerintah.

Fabian menginkan kartu plastik ini untuk menggantikan semua uang kertas dan koin. Rencananya adalah saat semua uang kertas dan koin ditarik, hanya bisnis yang menggunakan kartu komputerlah yang akan beroperasi.

Dia mengetahui bahwa suatu ketika orang-orang akan kehilangan kartu mereka dan tidak bisa membeli ataupun menjual sebelum identitas mereka bisa dibuktikan. Dia ingin agar dibuatkan sebuah hukum : sebuah hukum yang mengharuskan semua orang untuk memiliki sebuah nomor identifikasi yang ditato di dalam tangan mereka. Nomor ini cuma akan terlihat dengan sinar tertentu, yang dihubungkan dengan komputer. Setiap komputer akan dihubungkan dengan sebuah komputer pusat yang memungkinan Fabian mengetahui segala transaksi mengenai semua orang…

* * *

Terminologi yang digunakan saat ini untuk melukiskan sistem finansial di atas adalah “Fractional Reserve Banking.” (Cadangan Terbatas Perbankan).

Cerita yang Anda baca di atas, tentu saja, adalah fiksi.

Namun, bila Anda merasa terganggu karena cerita ini sangat mirip dengan kenyataan hidup kita, dan Anda ingin mengetahui siapa Fabian ini sebenarnya dalam kehidupan nyata, titik mulai yang baik untuk Anda pelajari adalah para tukang emas di Inggris pada abad 16 dan 17 Masehi.

Sebagai contoh, Bank of England didirikan pada tahun 1694. Raja William saat itu berada dalam kesulitan finansial yang besar karena perang melawan Perancis. Para tukang emas kemudian “meminjamkan” 1,2 juta pound (nilai yang amat besar pada zaman itu) dengan syarat tertentu.

Bunga yang dikenakan adalah 8%. Jangan lupa bahwa di Magna Carta sebenarnya dikatakan bahwa mengenakan dan mengumpulkan bunga (riba) atas pinjaman akan dikenakan hukuman mati. Raja William dipaksa memberikan izin kartel resmi kepada para tukang emas, sebuah hak untuk menciptakan kredit.

Sebelum itu, operasi untuk menerbitkan lebih banyak kwitansi emas daripada emas yang sebenarnya dimiliki adalah tindakan ilegal. Namun sejak izin kartel itu keluar, tindakan itu menjadi legal.

Di tahun 1694, W.Petterson mendapatkan hak kartel atas Bank of England.

Sumber : Pohonbodhi.blogspot.com

MMM vs BANK

Fractional Reserve Banking vs Algoritma MMM


Sebagai mana yang sudah anda ketahui, fractional reserve banking menggunakan perbandingan 1 : 9 terhadap seluruh uang masyarakat yang disimpan di bank – sebenarnya masyarakat meminjamkan uangnya ke bank bukan menabung/menyimpan, tapi masyarakat tidak tahu & tidak diberi tahu….
Dan seluruh uang masyarakat yang disimpan ke bank, kemudian disebut sebagai aset bank. Lalu aset tersebut dibagi menjadi dua bagian…  yang 10% mereka sebut sebagai “cadangan wajib” dan 90% sisanya mereka sebut sebagai “kelebihan cadangan”…

Cadangan wajib yang hanya 10% ini, kemudian mereka bagi menjadi dua bagian…. dimana sebagian disimpan di brankas dan sebagian lagi disebar ke berbagai mesin ATM…, sebagai cadangan kalau2 setiap saat ada masyarakat yang menarik uang tunai yang mereka simpan di bank…

Dan yang 90%, karena ini adalah “kelebihan cadangan” maka bank dengan bebas menggunakannya untuk membeli sesuatu yang mereka sebut sebagai “instrumen investasi”… dan beberapa yang paling utama adalah membeli surat utang negara, obligasi negara, sertifikat BI, & saham…
Artinya apa….?
Hal itu berarti, bahwa sebenarnya dari total seluruh uang bebas yang ada di masyarakat, yaitu uang yang mereka simpan di bank…. ternyata masyarakat hanya membutuhkannya di bawah 10% dari waktu ke waktu….

Bagaimana tidak…., ternyata uang tunai yang selama ini bisa kita ambil, baik melalui teller bank maupun melalui ATM hanyalah 10% dari total seluruh uang bebas masyarakat yang ada di bank.
Dan itu sudah terbukti selama ini dengan adanya praktek sistem perbankan yang telah berjalan selama 3 abad lebih hingga detik ini….
Jadi, di bank hanya ada uang tunai sebesar 10% dari total nilai tabungan/deposit yang ada, yang 90% hanya berupa angka di buku tabungan anda…. ingat 90% ini sudah mereka manfaatkan demi keuntungan mereka, bukan anda….  Dan ternyata masyarakat yang memiliki uang bebas tersebut, secara akumulasi tidak pernah mengambil yang 90% itu….

Jadi bisa dikatakan bahwa tiap hari memang ada masyarakat yang mengambil uang bebasnya dari bank, tapi tiap hari juga ada masyarakat yang memasukkan uang bebasnya ke bank. Sehingga proporsi 1:9 tersebut tetap terjaga dan dapat berjalan lancar hingga detik ini….
Kemana lagi sech masyarakat mau menyimpan uang bebasnya, adakah pilihan lain….? Ya…, selama ini bank telah berhasil memonopoli uang bebas kita tanpa memberitahu kita sama sekali….  benar2 goblok kita selama ini….!?#%*

Kira2 seperti inilah yang terjadi……
Saat ada masyarakat yang mengambil uang bebasnya dari bank, kemudian digunakan untuk membeli suatu barang. Maka kemudian uang tersebut oleh sang penjual barang dimasukkan ke rekening bank lagi – bisa jadi sebagian atau semuanya. Meskipun bank pembeli berbeda dengan bank penjual, pada dasarnya tetap sama saja. Karena seluruh bank merupakan satu jaringan yang terhubung satu sama lain. Apalagi jika transaksi dilakukan dengan transfer secara elektronik, maka tidak ada satu rupiah pun uang tunai yang keluar dari bank….

Pernahkah anda membeli/membayar sesuatu hanya dengan transfer angka secara digital, baik itu lewat ATM, SMS, ataupun online…?
Ya…, tidak ada uang kertas yang terlibat dalam proses transaksi digital tersebut… tidak ada uang kertas yang berpindah dari bank yang satu ke bank yang lain… hanya pengurangan dan penambahan angka secara digital. Itulah yang disebut dengan uang giral digital atau banking digital currency….
Jadi bisa dikatakan, setiap ada uang bebas yang keluar dari bank, maka tidak lama kemudian pasti akan kembali lagi ke bank melalui tangan masyarakat yang berbeda….
Paham…. !!!

Kalau begitu, sebenarnya bank bisa memberikan profit yang besar bagi nasabahnya dunk….
Ok, sekarang mari berkhayal….
 Secara akumulasi, masyarakat ternyata hanya membutuhkan kurang dari 10% uang bebasnya, dan yang mereka ambil itu adalah uang mereka sendiri + bunga simpanan di bank. Namun selama ini, berapa tow profit tabungan anda….? berapa sech profit deposito anda….? Sangat kueciiil…….
Sekarang… misalkan bank memberikan profit 100% perbulan, maka secara matematis uang yang dimiliki nasabah menjadi dua kali lipat tiap bulannya. Ya tow…..
100% uangnya sendiri + 100% profit = 200%

Padahal katanya yang namanya manusia itu kan tidak pernah puas, semakin banyak uang yang dimiliki semakin bertambah pula keinginannya…. Jadi saat uangnya naik jadi 2 kali lipat, maka keinginan mereka pun juga naik, katakanlah dua kali lipat pula….

Maka secara akumulasi keinginan masyarakat untuk menggunakan uang bebasnya pun juga naik dua kali lipat. Yang tadinya hanya sekitar 10% menjadi 20%.
Sehingga cadangan wajib bank yang hanya 10% tidak cukup lagi, karena keinginan masyarakat untuk menggunakan uang bebasnya menjadi 20%. Maka bank juga harus menaikkan cadangan wajibnya menjadi 20%, atau kalau perlu malah 30% biar lebih mantap lagi….

Dan jika cadangan wajib dinaikkan menjadi 30%, maka bank masih punya 70% kelebihan cadangan yang bisa mereka gunakan untuk koprol sambil guling2…..
Atau katakanlah dengan uang mereka yang naik jadi 2 kali lipat karena profit 100% perbulan…, ternyata keinginan masyarakat untuk menggunakan uang bebasnya naik 5 kali lipat, jadi bank harus menyediakan cadangan wajib 5 kali lipat juga…. Yaitu, 5 x 10% = 50%, untuk memenuhi peningkatan keinginan tersebut. Dan ternyata masih ada kelebihan cadangan 50% uang bebas, yang sekali lagi, bisa mereka gunakan untuk koprol sambil guling2…..
Jadi, secara khayalan matematis, profit 100% perbulan ternyata masuk akal. Bahkan diatas 100% pun masih masuk akal…. karena ternyata masyarakat secara keseluruhan, sejak beberapa abad yang lalu hingga hari ini, tidak pernah menggunakan seluruh uang bebas mereka, selama ini masyarakat hanya menggunakan kurang dari 10% uang bebas mereka….

Jika pun ada sebagian masyarakat yang mengambil semua uang bebasnya dari bank, lalu dibelanjakannya…, maka si penjual barang yang menerima uang bebas tersebut pasti akan segera memasukkannya kembali ke bank, baik sebagian maupun seluruhnya…. jadi, sekali lagi proporsi 1:9 tetap terjaga….
Tapi kenapa bank tidak pernah menaikkan profit para nasabahnya….? Kenapa bank tidak pernah melakukan itu semua….?
Saya rasa anda sudah tahu jawabannya…..
Mereka tidak ingin membuat anda sejahtera, dari dulu yang mereka inginkan adalah menipu dan memperbudak anda…. Sejak awal penciptaan uang sebagai hutang, hingga anda meminjamkan uang anda ke bank yang mereka sebut sebagai simpanan atau tabungan anda….. Itu semua mereka gunakan untuk menipu anda….. itu semua hanyalah sistem kopi kucing….
Wake up brow….!!!

Untuk itulah MMM muncul dengan sistemnya yang unik dan algoritma perhitungannya sendiri. Berikut rumusan yang digunakan dalam MMM, yang saya dapat DISINI, saat MMMindia restart pada bulan April kemarin…
Reserve ≈ (total purchased confirmed mavro – withdrawal) + 10%
Reserve     =    cadangan total = deposit baru uang bebas partisipan = jumlah total pembelian mavro = jumlah total bantuan baru yang diberikan oleh para partisipan
Total purchased confirmed mavro = jumlah deposit yang sudah masuk ke sistem = jumlah mavro yang sudah dikonfirmasi/ dimiliki oleh partisipan = jumlah total permintaan bantuan yang akan diambil partisipan.
Withdrawal =   penarikan = jumlah penjualan mavro yang sedang diproses = jumlah permintaan bantuan yang sedang diproses.
10%       =        10% (total purchased confirmed mavro – withdrawal)
Sebagai toleransi antara pemberian bantuan dan permintaan bantuan, sehingga total pemberian bantuan selalu terjaga lebih besar ± 10% dibanding total permintaan bantuan.

Sergey Mavrodi memang benar2 “gila”….
Perhatikan baik2 algoritma tersebut…! Dari situ dapat kita ketahui bahwa dia menggabungkan 3 sistem yang berbeda kedalam algoritma MMM…
1.     Sistem kurs mavro digital currency dengan mata uang lokal
2.    Sistem bantuan antar partisipan
3.    Sistem deposito/simpanan antar partisipan
Jadi berdasarkan 3 sistem tersebut dapat kita ketahui bahwa…
Pembelian mavro = Pemberian bantuan = Deposit
Penjualan mavro = Permintaan bantuan = Withdrawal
Sehingga…, algoritma diatas bisa juga ditulis sebagai berikut….
pembelian mavro   ≈  (total mavro yang sudah dikonfirmasi – penjualan mavro) + 10%
pemberian bantuan ≈         (total bantuan yang akan diminta oleh partisipan – permintan bantuan) + 10%
deposit baru ≈   (total deposit yang sudah masuk plus profit – withdrawal) + 10%
Paham…!!!

Sekarang perhatikan….
Saat pembelian mavro/pemberian bantuan/deposit baru, jauh lebih besar dibandingkan penjualan mavro/permintaan bantuan/withdrawal oleh partisipan…, maka untuk menjaga kestabilan algoritma MMM, akan diciptakan mavro baru dengan cara menggunakan storage fund/dana cadangan yang dititipkan.
Dengan metode storage fund, dana pembelian mavro baru didistribusikan pada beberapa rekening partisipan MMM yang sudah terdaftar di sistem. Hal ini dilakukan karena MMM tidak menyimpan dana partisipan menggunakan satu rekening pusat untuk menampung dana partisipan tersebut. Seluruh dana yang berputar pada sistem MMM, 100% berada di tangan para partisipan.

Website MMM hanyalah media untuk mendistribusikan uang bebas dalam bentuk bantuan tanpa perantara, melalui jaringan sosial masyarakat untuk mempertemukan pemberi dan penerima bantuan. Jadi, tidak ada transaksi keuangan yang memindahkan dana dari rekening partisipan ke rekening pengelola MMM. Selain itu, storage fund juga digunakan untuk mendidik partisipan agar memiliki sikap tanggung jawab, jujur, disiplin, saling percaya, dan saling membantu… karena dana storage fund yang ada di rekening partisipan bukanlah miliknya, jadi tidak boleh digunakan & sebaiknya memang tidak digunakan…  karena suatu saat storage fund pasti akan diminta kembali oleh sistem untuk didistribusikan kepada parisipan yang meminta bantuan… Dan ini tidak dapat dipastikan kapan waktunya, karena tergantung kondisi jual beli mavro dalam sistem MMM…
Sungguh mulia dan indah sekali…. MMM memberikan kepercayaan sepenuhnya pada para partisipannya…. dan saya pun yakin, bahwa sebenarnya anda semua adalah orang2 yang dapat dipercaya….

Saat penjualan mavro mulai meningkat, maka storage fund akan dikeluarkan secara bertahap untuk membeli mavro tersebut. Sehingga kestabilan algoritma MMM tetap terjaga. Begitu seterusnya….
Disitu pun terletak salah satu “kegilaan” Sergey Mavrodi…, dia menggabungkan algoritma MMM yang “gila” dengan “stock & flow”….  masih ingat, bahwa flow bisa membuat sesuatu yang mustahil secara matematis menjadi mungkin dalam sistem keuangan…..  Dua jempol untuk Sergey Mavrodi…  
Dan…, jika penjualan mavro jauh lebih besar daripada pembelian mavro….   Apakah anda tahu ini berarti apa…?
Ya…, withdrawal jauh lebih besar daripada deposito… uang yang keluar jauh lebih besar daripada uang yang masuk ke sistem…. aliran sistem tidak seimbang lagi….
Dalam istilah perbankan hal ini disebut dengan “rush”…  Namun hal ini jarang terjadi, hanya akan terjadi jika masyarakat mengalami kepanikan masal dan menarik semua dananya dari bank…. sehingga bank colapse, yang biasa disebut sebagai kegagalan sistemik…  misal karena adanya isu suatu bank pailit atau bangkrut, sehingga para nasabah menjadi panik dan menarik seluruh dananya dari bank tersebut…. masih ingat krisis keuangan 97/98…?

Dalam dunia asuransi, hal ini berarti klaim asuransi jauh lebih besar dari pada premi yang masuk… maka perusahaan asuransi bangkrut…. Juga jarang terjadi… Hanya akan terjadi jika ada bencana alam atau suatu kerusuhan & kekacauan sosial yang menimbulkan banyak kerusakan… namun hal ini sudah diantisipasi oleh perusahaan asuransi…
Dalam dunia HYIP, hal ini sering terjadi, dan biasa disebut SCAM…. 
Skema Piramida…!!! Sebagus apapun dan sebesar apapun, jika masyarakat mengambil uangnya secara serentak pasti akan runtuh… karena flow sudah tidak seimbang lagi…
Mengapa BANK jarang SCAM…. sedangkan HYIP banyak yang berguguran dan SCAM…? Padahal keduanya sama2 skema piramida….?
Mudah saja…, hal ini bukan karena bank memberikan profit yang kecil…. Bukan karena bank adalah LYIP (Low Yield Investment Program)…. 
Sebagaimana yang anda ketahui… bahwa sebenarnya bank bisa memberikan profit lebih dari 100% perbulan….

Hal ini disebabkan karena bank memiliki nasabah yang banyak dan mereka memang benar2 meletakkan uang bebasnya di bank, malahan sebagian besar nasabah bukan profit oriented, dan mereka merasa uangnya aman di bank. Jadi saat ada nasabah yang menarik dananya, pasti juga ada nasabah lain yang memasukkan dananya ke bank. Bahkan setelah seorang nasabah menarik dananya dari bank, jika dia memiliki uang bebas lagi, pasti akan memasukkannya lagi ke bank…. Sehingga fractional reserve 1 : 9 perbankan tetap terjaga…
Itu lah yang anda lakukan selama ini…..
Sedangkan dalam dunia HYIP, membernya sangat terbatas dan kebanyakan profit oriented, bahkan gain oriented… Dan mereka merasa uangnya tidak aman disitu…, mereka senam jantung, maka mereka pasti melakukan strategi hit and run…. dan setelah uang mereka withdraw dari HYIP, kemana lagi tow larinya uang itu…. pasti ke bank yang notabene LYIP….
Itu lah yang anda lakukan selama ini…..

Dan jika ada suatu HYIP yang booming, maka membernya pasti akan semakin meningkat dan merasa semakin aman…. meskipun banyak member yang withdrawal, banyak pula yang melakukan compounding ataupun mendepositkan dana baru…. maka dana yang keluar masuk HYIP tersebut akan semakin stabil dan seimbang…. bahkan bisa jadi jauh lebih banyak dana yang masuk daripada yang keluar…. Sehingga HYIP seperti inipun bisa menerapkan fractional reserve 9:1, 8:2, 5:5, atau terserah perbandingan yang ingin digunakan HYIP tersebut….

Dan ini akan menjadi ancaman bagi monopoli piramida perbankan…. bisa2 HYIP tersebut tidak membutuhkan bank dan menyimpan uangnya sendiri…. bahkan mungkin membuat mata uang sendiri, entah itu digital currency maupun konvensional currency…. maka HYIP semacam ini pasti akan segera di uber2 oleh SEC untuk dishutdown…. dengan berbagai macam dalih yang akan mereka lontarkan untuk menggobloki anda semua….
Itulah yang terjadi selama ini…..
Oke sekarang kembali ke….

Jika dalam sistem MMM terjadi penjualan mavro yang jauh lebih besar dari pada pembelian mavro oleh partisipan…, maka bisa dipastikan hanya sedikit atau bahkan tidak ada partisipan yang mau membeli mavro lagi…. atau dengan kata lain, hanya sedikit atau bahkan tidak ada partisipan yang mau melakukan deposit / memberikan bantuan melalui sistem MMM….
Hal ini berarti bahwa masyarakat sudah tidak percaya lagi terhadap sistem piramida MMM…, dan hal ini bisa muncul karena banyak partisipan yang memandang bahwa MMM adalah suatu HYIP, sehingga mereka melakukan strategi hit and run, atau ada suatu isu sehingga menyebabkan kepanikan para partisipan, sehingga tidak ada partisipan yang mau memberikan bantuan lagi…. justru banyak partisipan meminta bantuan secara bersamaan…..

Dan untuk mengatasi masa2 sulit seperti itu, maka MMM akan memberlakukan “calm mode”, dimana mavro akan dibekukan dan di release secara bertahap dimulai dari mavro baru/ member baru…. Agar member yang belum pernah mendapatkan bantuan segera menerima bantuan terlebih dahulu…. sehingga timbul kepercayaan masyarakat lagi…
Masa “calm mode” biasanya tidak lama, idealnya satu minggu saja sudah cukup…. karena pada “calm mode” ini, para manajer dan partisipan lama yang sudah mendapatkan profit karena sudah menerima banyak bantuan, dihimbau untuk memberikan bantuan kembali, agar keseimbangan algoritma MMM terjaga lagi, sehingga MMM benar2 bisa indefinitely sustainable….

Itulah gunanya manajer dalam sistem MMM… manajer bukanlah atasan anda, manajer hanyalah partisipan yang aktif untuk mengembangkan & menjaga kelangsungan piramida MMM demi kesejahteraan bersama…
Bisa anda lihat, MMM adalah suatu sistem yang anti scam & anti fraud…
Namun hal itu tergantung pada anda semua para partisipan… Tergantung dari kepercayaan anda semua para partisipan MMM… Apakah anda mau menjaga kestabilan aliran dana MMM atau meruntuhkan MMM…

Sekarang pertanyaannya adalah….
Apakah anda mau saling membantu dan saling percaya melalui sistem MMM….? Apakah anda mau diajak untuk mendistribusikan uang bebas tanpa perantara yang merugikan…? Apakah anda mau diajak untuk menuju ke suatu masa dimana semua orang akan sejahtera…? Apakah anda mau diajak menuju ke suatu masa dimana tidak ada lagi orang yang kekurangan uang…? Apakah anda mau mendukung agar piramida MMM long lasting dan indifinetly sustainable….
 Selama anda mau saling membantu dan saling percaya melalui sistem MMM… selama itu pula MMM ada di planet ini…. MMM hanyalah media…, kuncinya ada pada kesatuan, kesadaran, tanggung jawab, kepercayaan, kejujuran, disiplin, serta sikap saling membantu dari para partisipan….
Itulah tujuan mulia MMM ini…. MMM akan merubah perbudakan modern ini menjadi kemerdekaan yang sesungguhnya…. MMM akan merubah peradaban yang berdasarkan pada “sistem riba uang hutang perbankan” ini menjadi peradaban dengan “sistem persaudaraan uang bantuan MMM”….
MMM akan menghancurkan piramida uang hutang yang selama ini memperbudak anda dan menggantikannya dengan piramida uang bantuan yang akan mensejahterakan anda semua….
Paham…!!!

Sebenarnya, sistem MMM ini sudah berjalan sejak 1994 di Rusia. Namun karena berbagai hambatan dan pergolakan politik di Rusia, MMM sempat menghilang dari peredaran. Kemudian muncul lagi sebagai MMM 2011, dimana untuk pertama kalinya MMM menggunakan jaringan internet dan pembayaran lewat payment processor webmoney, namun kembali menghadapi kendala dengan para penguasa perbudakan, dan kemudian account webmoney MMM2011 dibekukan…..
Tapi, justru dengan dibekukannya account webmoney MMM 2011 ini, yang membuat MMM 2011 tidak bisa beroperasi lagi…. muncullah ide brilian dari Sergey Mavrodi pada sistem MMM 2012. Dia mampu memanfaatkan celah hukum yang ada, celah dari hukum buatan para penguasa perbudakan….
Dan pada bulan Juni 2012 muncullah MMM 2012, yang kali ini menggunakan sistem rekening perbankan langsung, uang tidak dikumpulkan pada satu rekening pusat MMM, dan tidak ada transaksi keuangan melalui website. Website hanya digunakan sebagai media jaringan sosial untuk mempertemukan orang2 yang memberikan & membutuhkan bantuan dari seluruh penjuru planet ini….

Uang partisipan MMM 2012 tetap berada di rekening masing2, tidak dikumpulkan dalam satu rekening terpusat. Seluruh transaksi keuangan terjadi langsung antar rekening partisipan… Jadi, tidak ada transaksi keuangan melalui web & tidak ada rekening MMM untuk dibekukan… karena MMM tidak punya rekening….

Tidak ada hukum yang melarang jaringan sosial di negara manapun dan tidak ada hukum yang melarang seseorang untuk memberikan bantuan kepada orang lain…  Itu adalah uang anda sendiri…., terserah mau anda makan, anda bakar, atau pun anda berikan kepada orang lain…., adalah perbuatan yang legal dan sah secara hukum….

Meskipun anda memberikan bantuan itu melalui media internet ke orang yang tidak anda kenal sekalipun, tetap saja itu merupakan tindakan yang legal dan tidak melanggar hukum…..
Tidak ada alasan untuk melarang itu semua dan tidak ada alasan untuk membuat hukum yang melarang itu semua… tidak ada alasan untuk melarang & membuat larangan bagi seseorang untuk memberi bantuan kepada orang lain….

Dan jika para penguasa atas nama pihak berwenang ingin membekukan aktivitas MMM, maka seluruh bank harus dibekukan pula….  Mungkinkah….?
Dan jika mereka memaksa untuk menghentikan MMM tanpa membekukan perbankan…. Apakah alasannya…? AKANKAH ANDA DIAM SAJA….!?
Dalam sistem MMM, tidak ada posisi pertama yang mengutungkan ataupun posisi akhir yang merugikan…. dalam MMM partisipan akan saling membantu satu sama lain dengan uang bebas mereka secara bergiliran, sesuai dengan petunjuk yang ada… dalam MMM semua partisipan mendapatkan profit…..
MMM 2012 telah muncul di berbagai benua. Di Asia, diawali dengan mmmindia, mmmthailand, dan mmmindonesia. Dan akan terus berkembang hingga melingkupi seluruh penjuru planet ini…..